Seiring meningkatnya angka harapan hidup, tantangan kesehatan di usia lanjut pun ikut berubah. Salah satu yang kini menjadi perhatian serius di dunia medis adalah penurunan fungsi kognitif dan demensia, yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan. Menurut World Health Organization, sekitar 57 juta orang di dunia hidup dengan demensia, dan hampir 10 juta kasus baru dilaporkan setiap tahunnya.
Berbagai inovasi terus dikembangkan untuk menjawab tantangan ini. Salah satunya adalah Transcranial Pulse Stimulation (TPS), sebuah terapi otak non-invasif yang dirancang untuk mendukung kesehatan otak (brain health) dan membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif.
Transcranial Pulse Stimulation merupakan teknologi stimulasi otak yang menggunakan gelombang mekanik berenergi rendah dan terfokus, yang diarahkan ke area tertentu di otak. Terapi ini bertujuan untuk:
Berbeda dengan tindakan medis invasif, TPS dilakukan tanpa pembedahan dan umumnya dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien.
Menurut dr. Febby Astari, IFMCP, praktisi kedokteran fungsional di Seraphim Medical Center, Gading Serpong, penurunan fungsi kognitif tidak hanya berkaitan dengan kerusakan sel saraf, tetapi juga gangguan konektivitas antar neuron.
“Pada kondisi seperti demensia atau penurunan fungsi kognitif, yang terganggu bukan hanya sel sarafnya, tetapi juga komunikasi antar neuron. Transcranial Pulse Stimulation bekerja dengan menstimulasi area otak tertentu untuk membantu meningkatkan konektivitas tersebut, sehingga fungsi kognitif dapat dipertahankan lebih lama,” jelas dr. Febby.
Ia menambahkan bahwa TPS tidak hanya ditujukan bagi pasien dengan gangguan kognitif, tetapi juga relevan sebagai bagian dari strategi pencegahan.
“Pendekatan kedokteran modern saat ini tidak lagi menunggu seseorang sakit berat. TPS dapat menjadi bagian dari program brain health untuk individu usia produktif hingga lanjut usia yang ingin menjaga daya ingat, fokus, dan kejernihan berpikir,” tambahnya.
Melihat potensi besar terapi ini, Seraphim Medical Center menghadirkan layanan Transcranial Pulse Stimulation (TPS) sebagai bagian dari pendekatan medis integratif. Di Seraphim Medical Center, TPS tidak berdiri sendiri, melainkan dikombinasikan dengan berbagai pendekatan pendukung, seperti:
“Yang terpenting adalah melihat kesehatan otak secara holistik. Otak yang sehat membutuhkan stimulasi yang tepat, nutrisi yang baik, tidur berkualitas, serta pengelolaan stres. TPS hadir sebagai salah satu alat bantu medis untuk mendukung proses tersebut,” tutur dr. Febby.
Transcranial Pulse Stimulation adalah terapi stimulasi otak non-invasif yang dirancang untuk mendukung fungsi kognitif dan kesehatan otak melalui aktivasi neuroplastisitas serta peningkatan sirkulasi darah di area otak tertentu. TPS saat ini banyak dikembangkan sebagai bagian dari pendekatan integratif untuk brain health dan gangguan kognitif, termasuk demensia.
Seraphim Medical Center merupakan pusat layanan kesehatan dengan pendekatan medis integratif yang berfokus pada pencegahan, optimalisasi fungsi tubuh, dan peningkatan kualitas hidup jangka panjang. Berbasis di Gading Serpong, Seraphim menggabungkan beberapa center untuk menunjang kualitas hidup yang lebih baik, seperti Beauty & Aesthetic Center, Sport & Rehabilitation Center, dan Wellness Center.
Seraphim Medical Center
Gading Serpong, Tangerang
Telp/WhatsApp: 0822 5011 1999
Email: info@seraphimmedicalcenter.com